Kebersihan merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia dan lingkungan. Dengan adanya kebersihan, kita sudah membantu untuk mencegah penyebaran penyakit, membantu merawat alam dan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi semua.
Pada hari ini, 8 agustus 2025 SMP Negeri 2 Mendoyo melaksanakan kegiatan bakti sosial clean up school environment sebagaimana himbauan dari PGRI Kabupaten Jembrana serangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Negara yang ke-130 dan Kemerdekaan RI ke-80. Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan, merawat, menjaga lingkungan serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kita sebagai contoh wujud kepedulian lingkungan dan contoh dalam menjaga dan melestarikan alam sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Pasar Desa, Pura Dalem, dan Pura Puseh desa pekraman Pohsanten yang bertajuk “Satu tindakan satu perubahan dimulai dari lingkungan di sekitar kita”
Kegiatan dimulai pukul 07.30 wita setelah pelaksanaan persembahyangan purnama di sekolah. Murid di kumpulkan terlebih dahulu di lapangan sekolah atas petunjuk dari dari Bapak Kepala SMP Negeri 2 Mendoyo I Putu Gunarsa, S.Pd., M.Pd. Sesuai arahan, Bapak Waka Humas I Wayan Suardina, S.Pd., mengatur keberangkatan murid yang diawasi oleh seluruh wali kelas menuju lokasi dengan semangat dan riang gembira.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara kolaboratif antara murid, guru, dan pihak masyarakat setempat. Di Pasar Pohsanten, peserta fokus pada pembersihan area kios, selokan, dan tempat pembuangan sampah sementara, untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. selanjutnya, murid juga melaksanakan sosialisasi kepada pedagang terhadap penanggulangan sampah plastik sekali pakai.
Di Pura Dalem dan Pura Puseh desa pekraman Pohsanten, kegiatan difokuskan pada pembersihan halaman pura, merapikan taman, serta mengumpulkan dan memilah sampah organik dan anorganik. Selain membersihkan, murid juga diajak untuk memahami pentingnya menjaga kesucian dan kebersihan tempat ibadah sebagai bagian dari pelestarian nilai budaya dan spiritual masyarakat. Dalam kegiatan ini murid diajak untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan, rasa tanggung jawab sosial, dan sikap gotong royong, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara sekolah dan masyarakat sekitar. (tuti/tim pusaka)