Info Sekolah
Saturday, 30 Aug 2025
  • Spenduyo Terdepan (Berkarakter dengan Prestasi dalam Kebersamaan)

Gempita Nada Baleganjur Guncang Puputan Badung dalam Pagelaran Seni Baleganjur Kreasi Memperingati HUT ke-80 RI
Minggu, 3 Agustus 2025 – Denpasar, Bali

Diterbitkan : - Kategori : Info GTK

Suasana Lapangan Puputan Badung memuncak dalam kemeriahan saat puluhan sekaa teruna dari berbagai kabupaten/kota di Bali saling unjuk kemampuan dalam ajang Pagelaran Seni Baleganjur Kreasi. Pagelaran ini menampilkan 21 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Bali yang terbagi dalam dua hari pelaksanaan, yakni Sabtu dan Minggu (3/8/2025). Acara ini sukses menyedot perhatian penonton yang memadati area lapangan sejak pagi hari.

Tabuh keras baleganjur yang menggema di udara berpadu dengan semangat para penabuh yang tampil penuh dedikasi. Kompetisi tahun ini menjadi ajang bergengsi dalam melestarikan seni budaya Bali, khususnya seni tabuh tradisional yang kental dengan nilai spiritual dan kebersamaan. Setiap kelompok peserta menampilkan komposisi tabuh yang dinamis, atraktif, dan penuh kreativitas.

Bangga, Sekaa Baleganjur Smp Negeri 2 Mendoyo menjadi salah satu peserta perwakilan kabupaten Jembrana menuju tingkat Provinsi Bali yang tampil dalam Pagelaran Seni Baleganjur memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI yang tampil di hari minggu (3/8).

Kehadiran Bapak Gubernur Bali, Kapolda Bali, dan Pangdam IX Udayana beserta jajaran pejabat lainnya membuat sekaa baleganjur tampil maksimal, walaupun termasuk kategori usia paling muda diantara seluruh peserta tidak mematahkan semangat mereka untuk menampilkan yang terbaik.

Terimakasih untuk seluruh dukungan dari berbagai pihak, seperti Disparbud, Polres, dan Kodim Kabupaten Jembrana telah memberikan kesempatan yang berharga.

“Pengalaman meneguhkan komitmen untuk berproses lebih maju” ujar Bapak Kepala SMP Negeri 2 Mendoyo I Putu Gunarsa, S.Pd.,M.Pd disela-sela kegiatan membersamai mereka. Tidak lupa juga dukungan datang dari guru dan staf pegawai serta orangtua murid dari sekaa baleganjur yang hadir menyaksikan dan memberi dukungan secara langsung.

Lomba ini bukan hanya kompetisi, melainkan juga perayaan semangat generasi muda dalam menjaga warisan leluhur Bali tetap hidup dan berkembang. (tuti/tim pusaka)